Penelitian menunjukkan bahwa perasaan kesepian yang berkepanjangan dapat meningkatkan risiko seseorang terkena demensia, terutama pada kelompok usia lanjut.
Dampak pada Otak:
Orang yang sering merasa kesepian cenderung memiliki ukuran otak yang lebih kecil dan kemampuan kognitif yang lebih buruk.
Faktor Risiko Tambahan: Selain usia, faktor genetik juga dapat meningkatkan risiko demensia, namun penelitian ini menunjukkan bahwa kesepian dapat memperparah risiko tersebut.
Mengapa Kesepian Berbahaya?
Perasaan kesepian dapat memicu berbagai reaksi dalam tubuh yang berdampak negatif pada kesehatan, antara lain:
- Peningkatan Hormon Stres: Kortisol, hormon stres, dapat merusak sel-sel otak jika diproduksi dalam jumlah berlebihan.
- Peradangan Kronis: Kesepian dapat memicu peradangan dalam tubuh, yang terkait dengan berbagai penyakit, termasuk penyakit neurodegeneratif.
- Kurangnya Stimulasi Sosial: Interaksi sosial sangat penting untuk menjaga kesehatan otak. Kurangnya stimulasi sosial dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif.
Apa yang Bisa Kita Lakukan?
- Membangun Koneksi Sosial:
- Bergabung dengan kelompok atau komunitas yang memiliki minat yang sama.
- Menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga dan teman.
- Menggunakan teknologi untuk terhubung dengan orang lain.
- Mengenali dan Mengelola Emosi:
- Belajar teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga.
- Mencari dukungan dari terapis atau konselor.
- Menjaga Kesehatan Fisik:
- Berolahraga secara teratur.
- Mengonsumsi makanan sehat.
- Mendapatkan cukup tidur.
- Merangsang Otak:
- Belajar hal-hal baru.
- Membaca buku.
- Bermain game atau teka-teki.
Penting untuk diingat: Kesepian adalah masalah yang umum dan dapat dialami oleh siapa saja. Jika Anda merasa kesepian, jangan ragu untuk mencari bantuan. Ada banyak sumber daya yang tersedia untuk membantu Anda mengatasi perasaan kesepian dan meningkatkan kualitas hidup Anda.
Persistently feeling lonely
In the journals
Persistently feeling lonely is one of the major risk factors for cognitive decline and dementia, such as Alzheimer’s disease. A study published online Feb. 7, 2020, by Neurology provides new details about the association between loneliness and subsequent brain changes.
Researchers recorded the level of loneliness of about 2,300 dementia-free adults, average age 73, using the Center for Epidemiologic Studies Depression Scale. Loneliness was defined as feeling lonely three or more days per week. The participants also underwent cognitive tests and brain MRI scans.
Over the next 10 years, 22% of the lonely participants developed dementia, compared with just 13% of those not classified as lonely. Lonely people ages 60 to 79 were three times more likely to develop dementia than their counterparts who did not report feeling lonely.
Loneliness also was associated with smaller brain sizes and poorer executive function skills (such as the ability to plan, focus attention, and remember instructions). This study provides stronger evidence that lonely adults, especially those without increased risk from age or genes, may have an elevated dementia risk and be vulnerable to early cognitive decline.
From <https://www.health.harvard.edu/mind-and-mood/new-details-about-loneliness-and-dementia-risk>